Inilah Tanggapan Menyejukkan Ustadz Khalid Basalamah Atas Kejadian Sidoarjo

Islamedia - Salah seorang murid Ustadz Khalid Basalamah menyanyakan dalam sebuah pengajian tentang kondisinya terkait kejadian pengusiran Pengajian di Sidoarja. Bagaimana tanggapanya terkait pengusiran tersebut.

Dengan penuh santun, Ustadz Khalid menjawab dengan santai dan tersenyum. "Sabar saja, Sabar dalam arti kata itu cobaan dari Allah".


Berikut ini tanggapan lengkapnya:



Panitia pengajian mengundang saya meminta materi tentang Manajemen Rumah Tangga, saya datang. Kuasa Allah sudah menakdirkan semua itu.

Saya datang, kemudian tiba-tiba ada yang mendemo pengajian, ya sudah. Dan akhirnya panitia Masjid meminta : "Ustadz, bisa ngga kita berhentiin pengajian".

Saya jawab : "O bisa, ga ada masalah buat saya".

Karena yang demo di depan orang-orang Muslim.

Kalau bagi saya mungkin karena belum sampai kepada mereka penyampaian-penyampaian agama itu, hanya terbawa emosional sesaat saja. Dan cukuplah, mereka adalah saudara-saura Muslim, mereka Syahadat juga, itu punya nilai plus dalam kehidupan kita.

Dan saya sudah bilang, jangan balas kesalahan dengan kesalahan. Disitu kebijaksaan kita sebenarnya, kedewasaan disitu.

Sekarang kalau ada orang mengajak bertengkar, lalu kita lawan dengan pertengkaran, dua duanya jelek. 

Dimana kita bisa bedain diantara dua orang yang bertengkar, kalau yang satu caci maki, yang satu diam. Dari jauh kalau kita liat, O ternyata orang ini yang baik. Otomatis itu spontanitas.

Dan disitulah saatnya kita mengontrol emosi.

Di masjid yang hadir ribuan orang, yang demo 50 orang. Kalau saya mau gerakin selesai urusanya. Itu sudah pada takbir di masjid itu. Allahu Akbar Allahu Akbar.

Ini mau jihad lawan Muslim, ga mungkin ini. 

Kalau yang demo didepan itu Yahudi, sudah selesai urusanya atau orang-orang non Muslim gitu yah.

Jadi saya pribadi melihat sebagai cobaan dari Allah dan tidak mungkin orang bertambah derajatnya kalau tanpa ujian, nikmati saja.

Tiba-tiba kita mau keluar rumah, didepan rumah ada tetangga parkir mobil, ga usah ngamuk ngamuk, cobaan sedang datang. Ikhtiar saja, ingatkan, suruh pindah, selesai.

Karena kalau orang ga sabar maka lisanya jadi tajam, matanya jadi meloto, kata-katanya jadi... Wah ga enak semuanya.

Alhamdulillah saya pulang, kemarin berhenti dari pengajian, saya kembali ke penginapan, saya jalan, silaturahim keluarga. Biasa  

Sudahlah, umur di dunia sebentar, belajar sabar, pahalanya besar, tanpa hisab.

[islamedia]